Topik: Teknologi Pendidikan, Pemrograman Java, Online Judge
Identitas Jurnal
- Judul Asli: Development of a Web-Based Online Judge for Java Programming Examinations to Enhance Interactive Learning Environments
- Penulis: Muhammad Trio Maulana Putra, Nurul Laili Sa’adah, Nicky Dwi Kurnia, Febi Warta Nur Ani
- Jurnal: Jurnal Ilmiah Edutic: Pendidikan dan Informatika (Vol. 12, No. 2, 2025)
- Kata Kunci: Online Judge, Pendidikan Pemrograman, Java, Real-time Feedback.
1. Latar Belakang: Mengapa Penelitian Ini Penting?
Pernahkah Anda membayangkan betapa lelahnya seorang dosen atau instruktur yang harus mengoreksi ratusan baris kode pemrograman secara manual? Selain memakan waktu, koreksi manual seringkali bersifat subjektif dan lambat.
Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah “Delayed Feedback” (umpan balik yang tertunda). Mahasiswa seringkali harus menunggu berhari-hari untuk mengetahui apakah kode yang mereka tulis benar atau salah. Padahal, dalam belajar pemrograman, mengetahui kesalahan secara instan sangatlah krusial untuk proses logika.
2. Solusi: Membangun “Hakim Digital” yang Cerdas
Peneliti mengembangkan sebuah platform ujian berbasis web yang berfungsi sebagai Online Judge (OJ). Berbeda dengan OJ kompetitif seperti LeetCode atau HackerRank yang cenderung rumit, platform ini dirancang khusus untuk kebutuhan pedagogis (pembelajaran) mahasiswa pemula.
Teknologi di Balik Layar:
- Frontend (CodeMirror): Menggunakan editor teks interaktif yang mendukung syntax highlighting. Ini membantu mahasiswa membaca kode dengan lebih nyaman dan mengurangi beban kognitif.
- Backend (PHP & API Glot.io): Keunikan sistem ini adalah penggunaan API Glot.io untuk eksekusi kode. Artinya, kode mahasiswa tidak dijalankan langsung di server utama, melainkan di dalam “kotak pasir” (sandbox) yang aman menggunakan Docker.
- Real-time Feedback: Begitu mahasiswa menekan tombol submit, sistem akan membandingkan output kode mereka dengan kunci jawaban di database secara otomatis dalam hitungan detik.
3. Arsitektur Sistem: Aman dan Efisien
Penelitian ini menggunakan decoupled architecture (arsitektur terpisah). Dengan memisahkan antara antarmuka pengguna, logika bisnis, dan mesin eksekusi kode (Glot.io), sistem menjadi lebih aman dari serangan malicious code (kode berbahaya) yang mungkin dikirimkan oleh pengguna.
4. Hasil Bedah: Transformasi Ujian Menjadi Proses Belajar
Poin paling menarik dari jurnal ini adalah pergeseran paradigma dari Assessment of Learning (ujian hanya untuk nilai) menjadi Assessment as Learning (ujian sebagai bagian dari belajar).
Dengan adanya umpan balik instan (Benar/Salah), mahasiswa didorong untuk melakukan siklus: Coba -> Gagal -> Analisis -> Perbaiki -> Coba Lagi. Ujian tidak lagi terasa menakutkan, melainkan menjadi sesi latihan yang intensif dan fokus.
5. Kelebihan dan Catatan Kritis
Kelebihan:
- Keamanan Tinggi: Penggunaan Docker melalui Glot.io menjamin server utama tetap aman.
- Fokus Pedagogis: Antarmuka yang bersih dan fitur yang disesuaikan untuk pemula.
- Otomasi Total: Mengurangi beban administratif instruktur secara signifikan.
Catatan untuk Pengembangan (Future Work): Peneliti mengakui bahwa sistem ini masih perlu diuji dalam skala besar di kelas nyata. Selain itu, penambahan fitur deteksi plagiarisme dan integrasi Kecerdasan Buatan (AI) untuk memberikan saran perbaikan kode (bukan sekadar benar/salah) akan menjadi peningkatan yang luar biasa di masa depan.
Kesimpulan
Penelitian oleh Muhammad Trio dkk. ini membuktikan bahwa teknologi Online Judge bukan hanya milik atlet competitive programming, tapi juga alat yang sangat ampuh di dunia pendidikan formal. Dengan memberikan umpan balik seketika, kita tidak hanya menguji kemampuan mahasiswa, tapi juga mempercepat proses mereka menjadi seorang programmer yang handal.
Referensi: Putra, M. T. M., dkk. (2025). Development of a Web-Based Online Judge for Java Programming Examinations to Enhance Interactive Learning Environments. Jurnal Ilmiah Edutic, 12(2), 113-121.
